GIS ANALYTICS


GIS (Geographic Information System) merupakan sistem informasi khusus yang ditunjang dengan informasi spasial (bereferensi keruangan) dalam mengelola data. Selain merupakan sistem komputer yang memiliki kemampuan untuk membangun, menyimpan dan mengelola, GIS juga mampu menampilkan informasi bereferensi geografis, misalnya data yang diidentifikasi menurut lokasinya dalam sebuah database. Dalam penggunaannya, GIS dapat diakses, ditransfer, ditransformasikan, diproses, serta ditampilkan dengan menggunakan berbagai macam program aplikasi perangkat lunak (software).

FITUR


Spatial Analysis

Mapping

Visualization

FAQ


Sistem informasi geospasial berbasis web yang memungkinan pengguna membuat data & analisa geospasial multi layer yang lebih jelas dan detail serta dapat memonitoring secara online & real time

Kegunaan GIS Analytics adalah sebagai berikut:

1. Mapping Potensi Market

Melakukan mapping data yang  terdiri dari data geospasial dan atribut pada platform GIS tersebut. Hasil dari mapping dapat divisualisasikan dalam bentuk tabel atau grafis.

2. Incident Analysis

Melakukan identifikasi & analisis terhadap  suatu peristiwa yang terjadi pada suatu lokasi.

3. Radius Udara & Jarak Darat Terdekat (Find Nearest)

Mendapatkan radius udara & jarak darat terdekat dari suatu lokasi

4. Segmentasi Priority

Menentukan prioritas berdasarkan segmen pelanggan atau calon pelanggannya.

5. Travelling Time (Waktu Tempuh)

Mengetahui waktu tempuh pada suatu area.

6. Best Time to Visit/Call Recommendation

Mengetahui waktu terbaik yang paling efisien untuk melakukan panggilan atau kunjungan berdasarkan data historis yang ada.

7. Product Movement

Melakukan tracking aset yang dimiliki oleh suatu perusahaan, misalnya kendaraan, pesawat, dan kapal.

Kelebihan GIS Analytics antara lain:

1. Spatial Analysis

Berfungsi untuk mengenali suatu lokasi; mengukur suatu ukuran, bentuk, dan distribusi; hubungan antar lokasi; mengetahui lokasi dan jalur yang terbaik dan tepat; mendeteksi dan menggabungkan pola; dan pengambilan keputusan.

2. Content

UData GIS mempunyai data Telkom Group dan demografis penduduk Indonesia yang mempunyai potensi dalam analisis untuk use case tertentu.

3. Imagery and Remote Sensing

Data imagery mempunyai ukuran yang sangat besar karena kualitasnya sangat tinggi. UData GIS Analytics dapat meng-handle data tersebut. Selain itu, UData GIS Analytics dapat memonitor dan mengolah citra satelit.

4. Tiga Dimensi (3D)

Selain layer 2D, UData GIS Analytics dapat mengolah data 3D agar pengguna dapat memvisualisasikan seperti keadaan sebenarnya.

5. Computer Aided Engineering (CAD)

Data dari arsitektur bangunan atau gedung yang telah dirancang di AutoCAD atau software CAD lainnya dapat diintegrasikan pada layer UData GIS. Pengguna dapat mengatur pencahayaan matahari di dalam fitur tersebut, untuk mengetahui lokasi mana yang terhalang bayang-bayang matahari baik pada saat pagi, siang, dan sore.

6. Community Engagement

Pengguna dapat memonitor sentimen pelanggan berdasarkan wilayah yang diambil dari data media sosial. Sehingga pengguna dapat mengetahui wilayah mana yang paling aktif di media sosial, kapan mereka aktif, jenis media sosial apa yang paling sering digunakan di wilayah tersebut, dan lain-lain. Dengan hasil tersebut, perusahaan dapat mengambil keputusan yang tepat yang sesuai dengan kondisi di masyarakat.

Melakukan akses ke web UData (dashboard) dengan menggunakan PC,
laptop atau tablet